Suasana lapangan SMAS Budi Mulia Utama mendadak riuh dan penuh warna saat merayakan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Seluruh warga sekolah—mulai dari siswa, guru, hingga staf—menumpahkan antusiasme mereka dalam gelaran lomba antarkelas yang menguji kekompakan, ketangkasan, dan gelak tawa.
Lomba Tarik Tambang: Area tengah lapangan menjadi panggung utama uji kekuatan. Yel-yel dukungan penonton bergemuruh saat tim antarkelas saling adu gengsi, menarik tambang dadung dengan garis merah yang bergeser tipis. Momen ketika peserta mengerahkan seluruh tenaga hingga kening berkerut menjadi pemandangan paling menegangkan sekaligus memicu semangat kebersamaan.
Lomba Joget Balon: Arena perlombaan berganti menjadi panggung hiburan yang memancing derai tawa. Setiap pasangan peserta bertatap muka menjepit balon di dahi sambil bergoyang mengikuti irama musik berkecepatan tinggi. Begitu musik berhenti, peserta harus sigap menahan balon agar tidak jatuh. Gelak tawa pecah saat ada balon yang meletus atau pasangan yang hilang kendali akibat terlalu bersemangat bergoyang.
Lomba Balap Bakiak: Menguji koordinasi dan irama langkah. Tiga hingga empat siswa dalam satu tim harus menyelaraskan gerakan kaki di atas bakiak kayu panjang. Komunikasi yang tidak sinkron sering kali membuat tim hilang keseimbangan dan terjatuh bersamaan, namun mereka langsung bangkit diiringi sorak sorai dan tawa riang dari pinggir lapangan.
Keseruan rangkaian lomba ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan tahunan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menanamkan nilai gotong royong serta pantang menyerah bagi seluruh siswa SMAS Budi Mulia Utama.
